한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina
namun, dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang secara bertahap menemukan penipuan dari beberapa master "qi men dun jia" dan "melihat sesuatu dan menghilangkan bencana". "master" ini sering membuat klaim palsu di berbagai kesempatan untuk menarik lebih banyak orang untuk bergabung dengan mereka untuk mencari keuntungan. nona sun adalah salah satu korbannya.
pada bulan juli tahun ini, sun bertemu dengan seorang pria yang menyebut dirinya "batu" saat mendirikan kios di evergreen park dan menyatakan bahwa dia dapat membantunya memecahkan masalah fisiknya. "tuan" ini menggunakan konsep palsu "mata di langit" untuk mengatakan bahwa dia bisa "meramal", "menghancurkan segalanya" dan "mengusir hantu dan menyembuhkan penyakit". sun sedang tidak sehat pada saat itu, jadi dia memercayainya dan memberikan uang tunai kepada "tuan" tersebut sebesar 30.000 yuan, berharap dia dapat membantunya menyelesaikan masalahnya. namun, segalanya tidak berjalan semulus yang diharapkan.
sun menemukan bahwa jika pihak lain ingin terus membantunya memecahkan masalah, dia harus membayar biaya tambahan dan sejumlah biaya "reaksi". hal ini membuat sun merasa tidak nyaman dan bingung, dan akhirnya menelepon polisi. melalui penyelidikan dan penyelidikan, polisi menemukan bahwa informasi identitas "tuan" ini tidak benar, dan akhirnya menangkapnya.
terungkapnya identitas sebenarnya dari "tuan" dalam kasus ini membuat orang berpikir: mengapa sebagian orang mempercayai klaim palsu ini, dan kebenaran apa yang tersembunyi di balik penipuan ini?
alasan mengapa penipuan “melihat sesuatu dan menghilangkan bencana” dapat membingungkan banyak orang adalah karena hal itu memanfaatkan ketergantungan masyarakat pada warisan budaya dan psikologi sosial. banyak orang berharap dapat mengandalkan "guru" ini untuk menyingkirkan kesulitan hidup dan mendambakan masa depan yang aman dan stabil. namun, keinginan ini sering kali disesatkan oleh klaim palsu, sehingga mereka harus membayar mahal.
dari sudut pandang psikologi sosial, masyarakat lebih cenderung percaya pada jawaban yang dapat membawa harapan dan perubahan. apalagi ketika dihadapkan pada kesulitan dan tantangan, orang lebih cenderung menerima nasehat dari “ahli” yang bisa memberikan bantuan atau memecahkan masalah, dan bahkan menaruh kepercayaan dan harapan di tangan mereka.
insiden nona sun membuat kita melihat beberapa masalah:
penyelesaian permasalahan tersebut perlu dimulai dari semua aspek, antara lain pendidikan, pengelolaan sosial, peraturan perundang-undangan, dan lain-lain.
kasus ini mengingatkan kita bahwa ketika menghadapi usulan beberapa “empu” dan “qi men dun jia”, kita harus tetap rasional, tidak percaya begitu saja, berpikir rasional, dan tidak tertipu. pada saat yang sama, kita perlu memperkuat pendidikan mengenai warisan budaya sehingga masyarakat dapat lebih memahami wajah sebenarnya dari budaya tradisional. terakhir, kita harus memperkuat perumusan dan penyempurnaan peraturan perundang-undangan untuk mengatur perkembangan industri-industri tersebut dan melindungi kepentingan masyarakat.